Pindahan dulu ahh…

July 7th, 2008 by nortbird

Wah, ga terasa uda berbulan-bulan ga nulis di blog ini.. Yang saya ingat, terakhir kali saya menulis di sini ketika status saya di fs ini ‘in a relastionship’. Hmm.., tapi itu sudah lama berlalu. Forget the past, walk with the future. Tapi walaupun begitu, kadang-kadang masih suka inget sama yg dulu. Kadang-kadang semua bayangan tentang dia terlintas di kepalaku. Juga bayang-bayang tentang segala kesalahan-kesalahan yang telah ku perbuat. Rasa penyesalan pun terlintas dalam kepalaku. Tapi semuanya sudah terlambat. Ia telah pergi dan saatnya aku melanjutkan kehidupanku tanpanya.

Btw2, untuk selanjutnya kemungkinan besar saya ga akan nulis di blog ini lagi, tapi nulisnya di http://nortbird.wordpress.com. Jadi kalo mau melihat-lihat tulisan-tulisan saya selanjutnya, silahkan berkunjung ke blog tersebut. Terima kasih..

25 Februari 2008

February 25th, 2008 by nortbird

Hampir satu bulan berlalu sejak kami berpisah..

Namun aku tetap tidak dapat melupakannya..

Semoga ia sukses dengan apa yang dilakukannya saat ini..

Selamat Tinggal

February 23rd, 2008 by nortbird

                             Selamat Tinggal

Siang berganti malam
Malam berganti pagi
Hari berganti hari
Minggu berganti minggu

Setiap detik berlalu
tanpa tahu apa yang harus kulakukan
Pikiranku hanya tertuju pada satu orang

Ketika rasa cinta dan sayang
harus tergantikan oleh kebencian
Maka yang tersisa hanyalah perpisahan

Ketika perbuatan-perbuatan kebencian
harus tersamarkan dengan kata-kata sayang
maka yang tersisa hanyalah rasa sakut di hati

Tiap hari kurasakan rasa sakit itu
Tiap malam kubersedih memikirkannya
Tiap hari kutanyakan kebenarannya
Semakin bertanbah kebenciannya

Bila kebencian telah mencapai puncaknya
Hanya satu hal yang dapat kulakukan
Merelakan kepergiannya..

The End

January 31st, 2008 by nortbird

——————————————————————————————

                       The End

Dalam kesendirian, ku terus termenung
Tanpa teman, tanpa seseorang yang kusayangi
Ku hanya menatap langit-langit kamarku
Berjuta pikiran terlintas dalam otakku
Semuanya hanya tertuju pada satu orang
Satu orang yang sangat kusayang
Yang kini telah pergi dariku

Lima bulan telah kami lalui
Lima bulan penuh kesabaran darinya
dan lima bulan penuh kekecewaan dariku
Berjuta kali dia bersabar dalam menghadapiku
dan berjuta kali aku mengecewakan kesabarannya

Kini segalanya telah berlalu
Ketika batas kesabaran telah terlampaui
Yang ada sekarang adalah kebencian
Kebencian atas kesabaran yang telah diberikan
Kesabaran yang disia-siakan olehku

Dapatkah segalanya ku mulai dari awal lagi?
Adakah yang bisa membawaku ke waktu yang lalu?
Ke waktu ketika segalanya dimulai

Kesempatan kedua telah diberikan padaku
Kesempatan yang hanya kusia-siakan dengan berbagai kekecewaan
Dan kini segalanya telah berlalu
Tidak ada lagi yang bisa kulakukan
Kecuali membuktikan padanya bahwa aku akan berubah

Selamat tinggal Kekasihku
Maaf atas segala kekecewaan yang telah kuberikan padamu

———————————————————————————————–

Akhir dari Segalanya?

November 29th, 2007 by nortbird

Waduh2…kayaknya sekarang lagi memasuki masa-masa kritis nih… Yah, cuma bisa berdoa aja, moga-moga bisa cepet sembuh…

——————————————————————————————

                  Inikah Akhir dari Semuanya?

Saat kepercayaan sudah mulai pudar…
Saat keegoisan sudah mulai bertambah…
Saat rasa sayang sudah mulai menghilang dari dalam hati…
Inikah akhir dari semuanya?

Secepat itukah segalanya berakhir?
Secepat itukah aku harus melupakannya?

Hanya sebatas inikah rasa sayangku padanya?
Apa itu rasa sayang?
Haruskah kita melepaskan segalanya untuknya?
Teman, sahabat, atau apa yang kita anut selama ini…
Haruskah semuanya kita lepaskan?
Haruskah kita mengubah diri kita untuknya?

Kalau segalanya seperti itu
Lalu, apa artinya menjadi diri sendiri?
Haruskah kita memakai topeng untuk menyenangkannya?
Kalau begitu, di manakah letak kebahagiaan itu?
Yang ada hanyalah kebahagiaan semu…

Bisakah ini semua dilanjutkan?
Atau…
Haruskah dilanjutkan?

——————————————————————————————

Hampa

November 3rd, 2007 by nortbird

Puisi ini dibuat dan dikirim kepadaku oleh sesseorang yang kusayangi ketika aku sudah hampir melupakannya.. Ketika aku membaca kata-katanya, rasa sakit dan sedih menusuk hatiku.. Rasa sakit dan sedih karena aku telah mengecewakan dan membuatnya sedih.. Ia kembali mengingatkan aku bahwa aku masih mempunyai seseorang yang kusayangi.. Maafkan aku sayangku..
——————————————————————————————

                              Hampa

Hari ini ragaku terasa hampa
Seolah jiwaku sedang terbang entah kemana
Mengharapkan seseorang menemaniku
Namun tidak ada kabarnya..

Setengah hariku kuhabiskan di tempat tidur
Air telah membasahi pipiku
Namun tidak ada yang menemani
Terdiam dalam kamar yang gelap
Berharap lagi Tuhan mengambil jiwaku sejenak
tuk membantu memperlihatkan agar aku menyelesaikan masalahku

Otakku terasa kosong
tak bisa berpikir
Menunggu dan terus menunggu seseorang meneleponku
Tapi hasilnya nihil

Apa mungkin cinta ini sudah hampa?
Apa itu cinta?
Apa itu kebahagiaan?
Pantaskah aku mendapatkannya?
Mungkin sudah tidak pantas lagi aku mendapatkannya..
Aku ingin sekali memeluknya
Namun ia membiarkan aku sendiri..
Aku rela kau meninggalkanku..
Karena aku yang aneh ini..
Saat ini aku benar-benar tertekan..
Menangis dan terus menangis..

Sepertinya aku tidak pernah membuatmu tertawa..
Hanya diam.. diam.. dan diam..
Aku tidak bisa membuatmu tertawa..
Saat ini aku ingin sekali terus berada di dalam kegelapan..
Kegagalan..
dan keterpurukan..
Karena kini seseorang telah melupakanku…

———————————————————————————————–

Kegelapan

October 20th, 2007 by nortbird

Setelah berkali-kali aku membuatnya sedih, akhirnya pada suatu malam ku merenung.. Dan akhirnya kutemukan jawabannya..

———————————————————————————————–

                        Kegelapan       

Aku bingung..
Sudah lama aku berada di tempat ini
Sudah lama aku terkurung di tempat ini
Tempat yang disebut ketidakpercayaan
Tempat di mana pikiranku hanya terbatas
pada suatu ruang sempit
Tempat di mana pikiranku hanya dapat melihat
kegelapan semata
Kegelapan yang tidak dapat dilihat orang lain

Sudah sekian lama aku terkurung di tempat ini
Sekian lama aku ingin keluar dari tempat ini
Apa yang harus kulakukan?
Setiap kali aku mencoba keluar
aku selalu gagal, gagal, dan gagal lagi

Tapi sekarang aku mulai dapat melihatnya
Suatu tempat yang luas
Juga tempat yang penuh cahaya
Kini aku mulai sadar
Betapa egoisnya aku selama ini
Aku hanya bertanya mengapa, mengapa, dan mengapa
Terus bertanya
Tanpa pernah melihat
melihat apa yang telah ia alami
melihat apa yang telah ia rasakan
melihat apa yang telah ia jalani selama ini
Tanpa melihat semua kesedihannya..
Betapa egoisnya aku…

———————————————————————————————–

Pertemuan dan Perpisahan (lagi…)

October 15th, 2007 by nortbird

Udah bosen membahas hal yang satu ini.. Kapan ya siklus ini akan berakhir? Hanya Yang Di Atas yang tahu segalanya..

————————————————————————————————-

        Pertemuan dan Perpisahan (lagi…)

Pertemuan..
Perpisahan..
Pertemuan..
Perpisahan..
Sudah bosan aku merasakannya
Bertemu selama beberapa hari,
Kemudian berpisah
Berpisah entah sampai kapan..
Kenapa aku harus meninggalkannya?
Kenapa aku harus pergi darinya?

Bandung..
Kota hujan yang teduh
Di sana kutemukan kebebasan
Dari sana cita-citaku bisa terwujud

Jakarta..
Kota yang selalu sibuk
Kota yang padat
Kota yang panas
Tetapi di sana ada seseorang
Seseorang yang sangat ingin kutemui..

Apa yang harus kulakukan?
Haruskah aku memilih?
Bandung?
Atau Jakarta?
Atau…
Adakah pilihan itu bagiku?

-beberapa jam setelah berpisah dengannya-

————————————————————————————————-

Maaf

October 8th, 2007 by nortbird

Apa yang kita pikirkan belum tentu sama dengan pikirannya..
Ternyata apa yang kupikir benar kulakukan, salah di matanya..
Sekali lagi perbuatanku telah membuat ia bersedih..
Yang bisa kulakukan sekarang adalah berharap agar aku tidak mengulanginya lagi..

———————————————————————————————–

                              Maaf

Kenangan masa lalu
Kadang indah
Teramat indah hingga tidak dapat tergantikan
oleh apapun juga..
Kadang buruk
Teramat buruk hingga dapat menggantikan
segala kenangan-kenangan indah..

Mawar memang indah
Harum
Namun maaf..
Maaf bila durinya yang tajam
telah menyayat lapisan kulitmu..
Maaf..
Maaf jika luka yang telah lama kau tutup
telah terbuka lagi..
Terbuka oleh angin yang kubawa..
Maaf..

Bukan maksudku untuk membuka masa lalumu..
Bukan maksudku untuk mengungkit yang telah lalu..
Tapi maaf..
Maaf jika luka itu kembali terbuka..
Maaf jika karena aku
engkau harus mengingatnya kembali..

Mungkin apa yang telah kulakukan
telah membuatmu sedih
Maaf..
Maaf jika aku tidak tahu
apa yang kulakukan benar atau salah..
Maaf jika aku tak tahu hal itu..
Tapi satu hal yang aku tahu..
Rasa sayangku padamu
melebihi segalanya…

———————————————————————————————–

Seseorang

October 3rd, 2007 by nortbird

Manusia adalah makhluk sosial.. Setiap manusia pasti membutuhkan orang lain. Orang lain untuk dapat saling membantu, untuk dapat saling berbagi, dan juga untuk dapat saling menyayangi.. Orang yang akan selalu menemani kita di saat senang, orang yang akan selalu menghibur kita di saat sedih.. Seseorang yang sangat berharga dalam hidup kita…

———————————————————————————————–

                                Seseorang

Air mataku mulai mengalir
Entah apa penyebabnya
Mungkinkah kesedihan yang telah lama terkurung,
kini akhirnya terbebas?
Kesedihan yang telah lama ku simpan
Luka-luka yang telah lama ku simpan
Semua yang telah membuatku terbiasa
dengan rasa sakit..

Ingin rasanya aku mengeluarkan semuanya
Semua kesedihan yang telah lama kusimpan dalam hati
Semua kesedihan yang hanya aku yang tahu
Namun..
Sejak kecil aku telah diajarkan untuk tidak menangis
Sejak kecil aku telah diajarkan untuk tidak mengeluh
Sejak kecil aku telah diajarkan untuk menyimpannya sendiri
Mengeluarkannya hanya akan menimbulkan masalah bagiku
Segalanya hanya kusimpan dalam hati…

Tapi..
Sampai kapan itu akan bertahan?
Sampai kapan aku mampu menyimpannya sendiri?
Kini segalanya telah berubah
Kini segalanya telah terbuka
Seseorang mengajarkanku untuk membaginya
Seseorang yang mau mendengarkan segalanya
Seseorang yang tak akan marah jika aku menceritakannya
Seseorang…

———————————————————————————————–